Scroll untuk baca artikel

Bandara Ngloram Blora, Diresmikan Jokowi pada 2021, Kini Mati Suri

Bandara Ngloram Blora, Diresmikan Jokowi pada 2021, Kini Mati Suri
Bandara Ngloram Blora, Diresmikan Jokowi pada 2021, Kini Mati Suri

Baca juga:

Pada perjalanan dua bulan awal tahun 2023, Citilink melaksanakan dua kali penerbangan seminggu, yaitu setiap Rabu dan Jumat.

Sayangnya tak ada penerbangan di Bandara Ngloram ini. Mendengar berkembang pembangunan bandara ini memakan biaya belanja negara yang cukup besar, yaitu mencapai Rp 132 miliar.

Bandara Ngloram sebelumnya dimiliki oleh Kementerian ESDM dan PT Pertamina (Persero), yang dibangun sebagai fasilitas pendukung operasional perusahaan. Namun, sudah tidak beroperasi lagi sejak tahun 1984.

Pada tahun 2018, Badan Penerbangan Sipil (Bandara) Ngloram diserahkan ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Bandara kemudian direnovasi oleh Dirjen Perhubungan Udara, Kemenhub, pada tahun 2021, dan selesai pada bulan November.

Pemerintahan era Presiden Jokowi saat itu sangat berharap, dengan adanya Bandara Ngloram, akan memudahkan konektivitas masyarakat Blora dan sekitarnya, sehingga mereka tidak perlu lagi menuju ke Semarang atau Surabaya jika ingin menggunakan transportasi udara.

Baca juga:

Bandara ini memiliki ukuran sekitar 27 hektar, termasuk landas pacu yang terkepalai sepanjang 1500 meter x 30 meter, taxiway 142 meter x 23 meter, dan apron 90 meter x 60 meter.

Bandara Ngloram dapat dilabuhkan oleh pesawat ATR 72. Selain itu, fasilitas bandaranya berupa terminal penumpang seluas 3.526 meter persegi yang dapat menampung kapasitas 210.000 penumpang per tahun.

Mengalami kemacetan debat ketika memilih pejabat Daerah Kabupaten (Pilkada) di Blora

Kedatangannya ke Bandara Blora tanpa aktivitas penerbangan membuat Pilkada Blora beberapa waktu lalu berkembang menjadi perdebatan panas.

Editor : Pimred Laksamana.id
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Pengobatan
Terkini