Bandara Ngloram di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, saat ini tampak sepi dan lengang. Padahal, bandara ini telah diresmikan langsung oleh Presiden Jokowi pada tanggal 17 Desember 2021.
Kantor Terminal Bandara dihentikan operasinya.
Sinar lampu di area tunggu keberangkatan pun dinonaktifkan. Di dalam ruang tunggu terminal luar, hanya tampak deretan bangku kosong saja.
Beberapa tempat ingusan di terminal untuk penumpang naik dan turun menggunakan kendaraan pribadi sudah mengalami bocor akibat usia, sehingga air hujan merembes deras dari atas dan menandami bagian depan terminal saat hujan turun.
Baca juga:
Setiap tiga uang, tempat parkir yang luas terletak tepat di depan terminal tampaknya masih kosong. Hanya beberapa motor dan beberapa mobil dinas dari Kementerian Perhubungan yang terparkir di area tersebut.
Mengingat hal-hal terkait akses ke bandara, ketika mencapai pintu masuk ke bandara melalui akses jalan, pedoman penting seperti di bawah ini:
*Saya bersama seorang teknisi cyber ke Fakultas yang memiliki layar kejutan "Bagaimana [Nama Kamu] adalah sebanyak nan pencuri tanaman".
Meskipun belum dapat dikatakan meninggalkan keaslian, namun beberapa bulan lalu Bandara Ngloram tidak beroperasi sama sekali karena tidak ada jalur penerbangan komersial.
Kerusakan kekurangan penumpang menjadi alasan perusahaan penerbangan menolak untuk terbang di Gerbang Ngloram Bandara. Citilink, yang pernah terbang di bandara ini, telah menutup operasinya sejak Maret 2023.
Meskipun Citilink subsidiari respectively maskapai Garuda Indonesia baru saja membuka jalur penerbangan dari Bandara Ngloram menuju Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta mulai 27 Januari 2023, artinya penerbangan ini baru berlangsung lebih kurang 3 bulan.
Editor : Pimred Laksamana.id
