Ju Ji Hoon menonton dokumenter tentang Lee Guk Jong untuk mendalaminya perannya
Ju Ji Hoon melakukan penelitian mendalam dengan meninjau film dokumenter tentang Dr. Lee Guk Jong. Ia ingin memahami lebih dalam tentang kehidupan dan kesulitan yang dihadapi oleh seorang ahli bedah trauma.
pada Rabu (29/1/2025).
Tidak seperti serial dokumenter biasa, namun serial tersebut adalah drama aksi-petualangan yang menambahkan elemen fantasi.
Oleh karena itu, karakternya bukan sepenuhnya berdasarkan kepribadian Dr. Lee, tetapi ia mengembangkan karakter Baek Kang Hyuk dengan nuansa yang sesuai dengan genre drama tersebut.
Kisah penolong hebat dokter Lee Guk Jong di lapangan medis Korea
Lee Guk Jong adalah seorang spesialis bedah trauma yang sangat terkenal di Korea Selatan. Sebagai dokter dan profesor di Rumah Sakit Universitas Ajou, ia terdeteksi sebagai dokter yang berhasil menyelamatkan nyawa seorang tentara Korea Utara yang beralih ke Korea Selatan pada tahun 2017.
Dokter Lee pernah melakukan pelayanan medis darurat atas fimut Bassim Anton, mantan kapten kapal Korea Selatan yang direbut oleh bajak laut Somalia. Kali ini terjadi pada tahun 2011 saat kru Armada Republik Korea berlayar di Laut Hindia. Kapten Bassim Anton terluka akibat tembakan di bagian perut saat kapalnya berusaha menyelamatkan diri dari serangan bajak laut.
Melalui aksi penyelamatan yang luar biasa ini, Dr. Lee Guk Jong dipilih menjadi pemimpin rumah sakit militer terbesar di Korea Selatan, seperti yang diumumkan oleh Kementerian Pertahanan Nasional Korea pada 27 Desember 2011. Ia diangkat sebagai direktur Rumah Sakit Angkatan Bersenjata Daejeon dan dipromosikan menjadi kepala unit kapal Angkatan Laut kehormatan.
Bintang Dokter Lee di Korea Selatan sangat dipuji. Ia tidak hanya terkenal sebagai ahli bedah trauma yang impresif, tetapi juga sebagai pengusung gagasan operasi evakuasi udara yang dilakukan helikopter yang dilengkapi peralatan medis untuk mengangkut pasien darurat dengan cepat ke rumah sakit.
Meskipun ide cemerlang tentang ambulans udara ini diusulkan, itu tidak terwujud dengan lancar seperti sekarang. Lee Guk Jong mengatakan bahwa gagasannya sempat terhenti selama tujuh tahun dan ia perlu meminjam helikopter milik pemadam kebakaran untuk memulai operasi.
.
Editor : Pimred Laksamana.id
