Rosita terus berusaha keras, sehingga ia akhirnya mendapatkan kesempatan untuk menjadi tentara AS.
Untuk menjadi anggota tentara AS, Rosita harus dua kali mengikuti tes.
Sesungguhnya, di ujian pertamanya ia diketahui gagal.
"Selanjutnya, saya bertanya berapa lama lagi (aku dapat mendapatkan kesempatan ujian kedua)," ujar Rosita. "Mereka jawab (akan bisa mendapat kesempatan ujian ulang kedua dalam waktu 30 hari," tambahnya.
Untuk 30 hari berturut-turut, Rosita Aruan tidak pernah tinggal diam untuk belajar.
Setelah itu, ia mengikuti tes kedua, dan dari sana, ia dinyatakan lulus.
Meskipun memiliki tinggi badan hanya 149 sentimeter, namun pasukan AS tidak memandang hal itu sebagai masalah besar.
Menurut Rosita, apa yang dibutuhkan oleh pasukan AS hanyalah kemampuan cucuk tangan calon pasukannya.
Mereka hanyalah menilai kemampuan apa yang dimiliki calon pasukan untuk kelayakan masuk ke militer AS.
Editor : Pimred Laksamana.id
