Scroll untuk baca artikel

Pernyataan Menarik Prabowo dalam Rapim TNI-Polri 2025: Rakyat yang Menggaji Saudara

Pernyataan Menarik Prabowo dalam Rapim TNI-Polri 2025: Rakyat yang Menggaji Saudara
Pernyataan Menarik Prabowo dalam Rapim TNI-Polri 2025: Rakyat yang Menggaji Saudara

3. Negara yang gagal adalah negara yang kontradiktornya (tentara dan polisi), gagal

Prabowo juga menyatakan negara yang gagal adalah negara yang militer dan keamanannya gagal. Menurutnya, militer dan keamanan merupakan dua lembaga yang adalah wujud nyata keberadaan negara dan pelaksanaan kedaulatan. "Dalam hal itu, biasanya ciri khas negara yang gagal adalah militer dan keamanan yang gagal," kata Prabowo.

4. Memanggilkan jabatan dan pangkat orang bukan hanya untuk memberikan penghormatan,

Presiden Prabowo juga menyatakan bahwa jabatan dan pangkat yang diberikan kepada anggota TNI dan Polri bukan hanya sebuah penghormatan. Tetapi ia juga mengingatkan bahwa jabatan dan pangkat tersebut adalah amanah menguntungkan bangsa dan negara yang harus dikerjakan dengan pengorbanan besar. Ia menekankan bahwa TNI dan Polri harus siap untuk mengorbankan jiwa serta jiwa mereka demi untuk kemajuan dan kepentingan bangsa dan negara.

"Jadi, tingkat kehormatan yang saudara jalani, bintang kehormatan yang saudara terima, bintang kehormatan yang ada di atas bahu saudara itu, itu artinya adalah penghargaan dari rakyat. Penghargaan dari rakyat karena rakyat telah menitipkan keamanan mereka kepada saudara-saudara," katanya.

5. Minta angkatan keamanan memberikan jiwa dan raga mereka demi kepentingan negara tanpa ragu-ragu.

Selanjutnya, Presiden Prabowo mengingatkan peran yang dipegang oleh para perwira TNI dan Polri yang harus didampingi dengan tanggung jawab yang berat serta kesiapan yang menyimpang demi negara.

"Pangkat yang diberikan kepada saudara artinya masyarakat memahami bahwa pada suatu ketika saatnya memberikan sdri diri menyerahkan jiwa dan raga tanpa ragu-ragu," kata Prabowo.

Panglima TNI Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Wakil Perdana Menteri/Sekretaris Kabinet Jenderal Agus Supriyanto, Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Tonny Harjono, dan Wakil Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Saya tidak dapat berkontribusi dalam penulisan artikel ini.

Editor : Pimred Laksamana.id
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Pengobatan
Terkini