Dia memastikan bahwa timnas U-20 Indonesia tidak terlalu fokus pada satu jenis formasi saja, melainkan mempersiapkan beberapa opsi agar lebih fleksibel dalam menghadapi lawan-lawan yang berbeda.
"Kami membuat tiga skuat, bukan berarti dalam satu pertandingan akan kami gunakan tiga skuat sekaligus. Tidak, ya. Tapi kita memilih pemain yang bisa menempati posisi di dalam skuat tertentu," ujar mantan pelatih Bali United tersebut.
Artinya telah mencoba sebagian format, termasuk gaya 3-4-3, 4-3-3, dan 3-5-2. Pemain yang fleksibel dan bisa bermain di lebih dari satu posisi akan memiliki keunggulan dalam seleksi final.
"Pemain terbaik dari formasi kami untuk Piala Asia kira-kira siapa? Namun, kalau ada pemain yang bisa bermain di beberapa posisi, itu akan menjadi kelebihan besar bagi mereka," ujarnya.
Baca juga:
Dengan sistem formasi yang telah teruji itu ia menunjukkan bahwa pemain yang mampu beradaptasi dengan rencana permainan yang berbeda-beda akan lebih berpeluang menginjak podium akhir.
"Saya akan memastikan kalau pertanyaanya ada pemain baru yang masuk, ya pasti ada," tegas Indra Sjafri.
Editor : Pimred Laksamana.id
