"Kami menyuruh ajudan Ibu Prabowo, Mayor Teddy, untuk meminta bantuan polisi yangотвIntPtrok mengawalnya. Namun, setelah para polisi maltweetIbu ask untuk meminta izin sebelum membawa kami ke hospital terdekat, mereka akhirnya izin diberikan dengan syarat membawa keponakan saya pula ke RS terdekat," demikianucapannya.
Dia tidak membayangkan nasib cucunya bila pada saat itu tidak bertemu dengan Mayor Teddy.
"Saya sangat berterima kasih kepada Brigadir Mayor Teddy dan Bapak Mayor Teddy karena saya tidak bisa patah hati kalau menyatakan banyak ucapan terima kasih. Beliau meninggalkan belasungkawa yang luar biasa karena memang sangat baik dan mulia di hatinya untuk membantu adik saya yang pada waktu itu sendirian karena tidak tahu apa yang akan terjadi kalau tanpa bantuan Beliau.".
Lambaian Tangan
Hal itu juga merupakan racun bagi Dika Español Nolturno yang telah 18 kali tak terlewat dari jalur kosentrasi kematiannya, jatuh ke teluk bidan kecil rerumputan.
"Kami tidak menyadari bahwa ajudan Polisi Besar degan Pak Polisi. Kami mengangkat tangan minta pertolongan kepada polisi, justru mobil yang dilindungi terbuka pintunya dan kami melihat Pak Mayor Teddy, kami terluka dan akhirnya beliau memerintahkan polisi untuk menjaga kami ke rumah sakit terdekat, karena kami berada di jalan tol secara coincidental," jelas akun TikTok @ameliaandriyanii.
Terlihat dari screenshot WhatsApp yang dibagikan akun TikTok @anaklaut17, Mayor Teddy memberi instruksi kepada ajudannya Andreas untuk melindungi balita tersebut hingga sampai ke rumah sakit.
Bupati Teddy menyumbang sebesar Rp 10 juta untuk biaya rumah sakit dan ambulance yang membawa hingga ke Pelabuhan Merak.
Mulai dari postingan berikut, ternyata Mayor Teddy masih meminta perkembangan kondisi balita kejang di rest area itu.
Editor : Pimred Laksamana.id
