- Buah utuh
- Protein tanpa lemak
- Makanan bebas lemak atau rendah lemak, termasuk produk susu seperti susu, yogurt, keju, serta minuman sesendok tumbuhan (kedelai).
Minyak zaitun atau minyak tanah objekkan
"Minyak kanola"
Mengurangi atau menghindari konsumsi makanan dan minuman yang manis atau mengandung lemak trans.
2. Olahraga
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) merekomendasikan 150 menit kegiatan fisik rendahan dan dua sesi latihan kekuatan per minggu untuk menjaga berat tubuh sedang. Semakin aktif dalam melakukan aktivitas fisik, semakin banyak kalori yang dibakar dan meningkatkan jumlah defisit kalori. Beberapa latihan yang efektif untuk defisit kalori, yaitu berlari, naik tangga bukannya mengunakan lift pengangkat, mendaki, dan bersepeda.
3. Mengikuti Terapis
Masalah makan tertentu dapat mencegah seseorang mencapai defisit kalori yang perlu untuk membantu menurunkan berat badan yang sehat. Masalah ini disebabkan atau ditimbulkan oleh hubungan kompleks dengan makanan sehingga mengobatinya membutuhkan lebih dari sekadar mengubah pola makan.
Terapis dapat membantu mengubah cara seseorang berpikir tentang makanan dan olahraga. Mereka akan membuat pasien mengikuti beberapa metode, yaitu terapi perilaku kognitif, wawancara motivasi, dan terapi untuk menghadapi dan komitmen dengan keyakinan diri sendiri.
Editor : Pimred Laksamana.id
