Penemuan itu merupakan sebuah kejadian yang sangat mengejutkan dan spektakuler mengenai Stonehenge.
Di tengah monumen tersebut, terdapat sebuah Batu Altar yang menempati posisi sentral.
Itulah satu-satunya batu pasir biru, yang secara awalnya diyakini bahwa asalnya dari Wales Selatan.
Namun, melalui penelitian intensif, tim geologi Inggris yakin bahwa batu itu berasal dari daerah utara Inggris atau lebih mungkin sepertinya Skotlandia.
Mereka mengidentifikasi dua potongan dari batu tersebut di museum. Salah satu potongan dari batu itu tertuju diambil untuk pemeriksaan pada tahun 1844 dan yang satunya ditemukan selama penggalian pada tahun 1920-an.
Mereka mengirim sampel batu itu ke tim ilmuwan di Australia dengan menggunakan teknologi canggih.
Penelitian pada tahun 2024 menunjukkan bahwa Batu Tugu itu berasal dari semenanjung timur laut Skotlandia.
Akhirnya diidentifikasi sumber dari megalit setelah bagian-bagian kecilnya tersebar ke berbagai belahan dunia.
Editor : Pimred Laksamana.id
