Pengaturan awal Stonehenge kurang jelas, dan beberapa arkeolog berpendapat bahwa pembangunan lingkaran batu-batu besar itu juga masih belum selesai karena ruas barat daya hanya menampilkan satu tanduk vertikal besar.
Batu-batu yang jatuh dari lokasi renovasi tidak mencukupi untuk membentuk lingkaran sempurna.
Rujuannya semakin kompleks ketika sebuah lingkaran batu yang tidak dikenal sebelumnya ditemukan dalam penggalian pada tahun 2009, berjarak beberapa menit berjalan kaki.
Sekitar 25 lubang besar di situs Salisbury Plains, Inggris, sedang dalam perancangan untuk digali. Lubang-lubang itu kemungkinan berisi megalit seukuran batu kecil di Stonehenge. Setiap lubang yang digali kosong.
Pada ini, menarik untuk mengetahui lebih banyak tentang apa yang saya sebut batu besar dan kecil.
Kompleks Stonehenge terdiri dari jenis batu yang beragam.
Batu-batu besar—yang menjadi jendela indah bagi kemunculan matahari terbenam di pertengahan musim dingin dan menciptakan siluet Stonehenge—dibentuk dari sarsen, batu pasir lokal yang sangat keras.
Batu-batu kecil, juga disebut bluestones, adalahcampuran batu yang lebih lunak. Hampir semua berasal dari Wales bagian barat daya.
Baca juga:
Jika lubang-lubang di jurang yang dikenal sebagai Lubang Aubrey di Inggris Barat diisi batu granit megaton, maka ukurannya hanya cukup untuk menampung batu biru dengan ukuran besar. Yang sama juga dapat dikatakan mengenai lubang-lubang lingkaran yang ditemukan di dekat bangunan Stonehenge yang terletak di Inggris.
Editor : Pimred Laksamana.id
