Para peserta berharap komunikasi antara organisasi pemuda, pemerintah daerah, dan unsur terkait lainnya dapat terus diperkuat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu melahirkan program yang berkelanjutan, mulai dari edukasi bahaya narkoba hingga pemberdayaan masyarakat.
Pada akhirnya, semangat Sumpah Pemuda bukan hanya tentang mengenang sejarah persatuan, melainkan juga tentang keberanian generasi muda mengambil peran untuk masa depan.
Pemuda Lampung Timur telah menyatakan kesiapannya untuk berkontribusi. Kini, ruang kolaborasi dan kesempatan untuk terlibat menjadi bagian penting agar semangat itu benar-benar terwujud dalam pembangunan daerah. (*) Editor : Yanto
