Scroll untuk baca artikel

Lampung Rebut Juara 1 Semarang Newsroom Lewat Kisah Bubur Diaduk Vs Tidak Diaduk

Lampung Rebut Juara 1 Semarang Newsroom Lewat Kisah Bubur Diaduk Vs Tidak Diaduk
Lampung Rebut Juara 1 Semarang Newsroom Lewat Kisah Bubur Diaduk Vs Tidak Diaduk

Bisa jadi ia hanya: Tim Belum Bayar.

Malam itu, semangkuk bubur bukan sekadar bubur. Ia menjadi panggung kecil tempat kreativitas, humor, dan jurnalistik bertemu.

Dari panggung itulah perwakilan Lampung membawa pulang Juara 1 Semarang Newsroom.

Penghargaan diserahkan Kepala Departemen Komunikasi SKK Migas, Hadariat Kuncara Zakty, kepada Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah.

Hadariat mengapresiasi kreativitas peserta yang mampu mengolah tema sederhana menjadi sajian jurnalistik yang menarik dan menghibur.

Menurutnya, Semarang Newsroom menjadi ruang bagi insan media untuk menunjukkan kreativitas sekaligus mempererat komunikasi dan silaturahmi antara insan pers dengan industri hulu migas.

Sementara itu, Wirahadikusumah menyampaikan apresiasi kepada SKK Migas, Pertamina EP Regional Jawa, PHE ONWJ, dan PHE OSES yang telah memberikan ruang bagi insan media untuk berkreasi.

“Penghargaan ini menjadi kebanggaan bagi kami, khususnya perwakilan Lampung. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan karena selain mempererat silaturahmi, juga memberikan ruang bagi wartawan untuk mengembangkan kreativitas dalam menyajikan karya jurnalistik,” ujarnya.

TIMNAS sendiri menjadi wadah pertemuan dan silaturahmi insan media dengan pemangku kepentingan industri hulu migas Regional Jawa.

Di Semarang, sebuah cerita sederhana tentang bubur membuktikan bahwa jurnalistik tidak selalu harus dimulai dari persoalan besar.

Editor : Pimred Laksamana.id
Bagikan

Berita Terkait
Pengobatan
Terkini