Laksamana.id | Banyuwangi - Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Paswangi milik Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi kembali membuktikan produktivitasnya sebagai pusat pembinaan kemandirian. Kali ini, lahan hijau tersebut sukses menghasilkan panen jagung melimpah sebagai bagian dari kontribusi nyata bagi kedaulatan pangan.
Kegiatan panen dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa, Sabtu (21/2). Wayan bersama jajaran dan warga binaan turun langsung ke lahan seluas 7.000 meter persegi untuk memetik hasil jerih payah masa tanam beberapa bulan terakhir.
Wayan menjelaskan bahwa potensi hasil panen kali ini tergolong sangat memuaskan. Estimasi total produksi, yang mencakup biji jagung hingga tebon (batang dan daun untuk pakan ternak), diperkirakan menembus angka 10 ton.
"Hasil panen ini adalah bukti kerja keras. Mulai dari penyiapan lahan, proses penanaman, perawatan rutin, hingga teknik pemanenan, semuanya melibatkan warga binaan secara aktif," ujar Wayan di sela-sela kegiatan panen.Lebih lanjut, Wayan menegaskan bahwa optimalisasi lahan SAE Paswangi ini merupakan bentuk dukungan penuh Lapas Banyuwangi terhadap program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan pemerintah. Hal ini juga menjadi implementasi langsung dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Editor : Pimred Laksamana.idSumber : Team