Menurut Pangkostrad, kemampuan spesialisasi menjadi kunci utama dalam pertempuran modern. Dalam skenario operasi gerilya, satuan kecil dengan kemampuan tinggi mampu melaksanakan serangan terkoordinir dan menggerogoti kekuatan lawan secara efektif.
Baca juga: Kades Sukamulya Mengaku Tak Tahu Dugaan Pungutan Terkait PSDH, Warga Minta Ada Penjelasan Resmi
“Kalian bukan hanya petarung, tapi juga pengajar di medan latihan. Jadikan ilmu ini senjata untuk memperkuat Kostrad,” pesan Letjen Fadjar.
Sebagai satuan terbesar dan terkuat di jajaran TNI Angkatan Darat, Kostrad terus memperkuat kesiapan personelnya agar tidak hanya unggul dalam operasi besar lintas kecabangan, tetapi juga efektif dalam operasi unit kecil.
Melalui Latihan Standardisasi Cakra XVI, Kostrad membuktikan komitmennya untuk menyiapkan prajurit spesialis yang tangguh, lincah, dan siap tempur di segala medan.(Penkostrad) Editor : Yanto
