Total keseluruhan peserta didik baru penerima bantuan mencapai 60 orang siswa.
Dalam sambutannya, Pj Peratin Pekon Trimulyo Buchori, S.P. menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud kepedulian dan komitmen pemerintah pekon terhadap dunia pendidikan. “Kami ingin memastikan bahwa anak-anak usia dini di Pekon Trimulyo dapat memulai pendidikan dengan semangat yang sama, tanpa terkendala persoalan seragam sekolah. Harapannya, dengan seragam yang sama, anak-anak juga memiliki rasa percaya diri serta kebersamaan sejak dini,” ujarnya.
Sementara itu, PLT Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Barat, Tati Sulastri, S.Sos., mengapresiasi langkah Pekon Trimulyo yang secara konsisten mendukung peserta didik baru. Ia menegaskan bahwa dukungan dari pekon merupakan bagian penting dalam memperkuat program pendidikan kabupaten. “Bantuan ini bukan sekadar pakaian, tetapi simbol perhatian dan dukungan terhadap generasi penerus bangsa. Kami berharap anak-anak semakin termotivasi belajar, dan para orang tua pun merasa terbantu,” ungkapnya.
Ucapan terima kasih juga disampaikan oleh perwakilan kepala sekolah TK Dharma Wanita, Sarengatun, mewakili seluruh lembaga penerima bantuan. Menurutnya, program seragam ini sangat meringankan beban orang tua di awal tahun ajaran. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah pekon serta seluruh pihak yang telah peduli. Bantuan seragam ini sangat membantu anak-anak kami, khususnya peserta didik baru, untuk lebih percaya diri datang ke sekolah,” katanya.Selain meringankan beban ekonomi keluarga, program bantuan seragam ini juga menciptakan suasana gembira di tengah masyarakat. Para orang tua siswa merasa sangat terbantu, sementara anak-anak tampak bersemangat mencoba seragam baru mereka. Program ini juga memperkuat hubungan antara pemerintah pekon, sekolah, dan masyarakat dalam mendukung pendidikan anak usia dini.
Editor : Yanto
