Rangkaian Gelar Songo telah berlangsung selama beberapa hari sebelumnya. Acara diawali dengan pembacaan Lontar Yusuf, selamatan di sejumlah titik penting desa.
Baca juga: Kades Sukamulya Mengaku Tak Tahu Dugaan Pungutan Terkait PSDH, Warga Minta Ada Penjelasan Resmi
"Ritual ini bertujuan untuk menyucikan desa dari segala hal negatif, sebelum memasuki tahun yang baru," ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Banyuwangi turut memberikan apresiasi tinggi terhadap pelestarian tradisi ini. Diharapkan, Gelar Songo tidak hanya memperkuat identitas budaya lokal, tetapi juga menjadi daya tarik wisata budaya yang mampu mendorong perekonomian masyarakat Desa Glagah.
Usai diarak, kesembilan tumpeng didoakan oleh para sesepuh adat dan tokoh masyarakat. Puncak kebersamaan pun dirasakan saat seluruh warga menyantap hidangan tumpeng bersama-sama, sebagai simbol berbagi rezeki dan harapan agar keberkahan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. (rag) Editor : Yanto
