*Perbakin Tercoreng, Kredibilitas Dipertaruhkan*
Terungkapnya nama Agung Budi Taliroso dalam kasus ini menghasilkan akuntansi keras bagi Perbakin sebagai organisasi resmi olahraga menembak. Bukannya menjadi penjaga standar legalitas senjata dan peluru, seorang ketua justru terlibat dalam distribusi amunisi ilegal.
"Ini alarm serius. Apakah hanya Agung seorang atau ada pejabat lain di organisasi yang menyalahgunakan akses untuk memperjualbelikan peluru? Ini yang sedang kami dalami," ujar Zaldi.
*Amunisi Resmi Bocor, Pindad Dianggap Lalai?*Masuknya peluru buatan Pindad ke jalur ilegal menimbulkan pertanyaan besar soal pengawasan distribusi amunisi oleh pabrik pelat merah tersebut. Polisi kini mendalami apakah ada kebocoran data, celah prosedur, atau bahkan keterlibatan internal.
Editor : Pimred Laksamana.id