Benar, ada amunisi Pindad di tangan tersangka Agung.Itu dipesan melalui jalur ilegal dan dipasok ke Bandar Lampung, kata Kompol Zaldi. Polisi mengira Agung memanipulasi data kebutuhan peluru anggota Perbakin demi mendapatkan stok berlebih yang kemudian dijual bebas.
Baca juga: Pengusiran Wartawan di RSUD Bob Bazar, Komisi IV DPRD Lampung Selatan Segera Panggil Oknum Pegawai
*Rincian Mencengangkan Amunisi yang Disita dari Ketua Perbakin*
Dari penggeledahan, berikut rincian amunisi yang ditemukan dari rumah dan gudang milik Agung Budi Taliroso: Kaliber 5,56 x 72 mm: 1.460 butir; Kaliber 5,56 x 45 mm: 1.775 butir; Kaliber 9 mm : 1.330 butir.
Selanjutnya Kaliber 22 mm: 973 butir; Kaliber 76,2 mm: 210 butir; Penembak jitu kaliber 7,62 mm: 514 butir; Senapan amunisi dan FN 46; Campuran berbagai jenis kaliber lainnya: 277 butir.Sebagian besar peluru umum tersebut adalah tipe militer dan kepolisian, bukan untuk konsumsi apalagi pasar gelap.
Editor : Pimred Laksamana.id