Demi memastikan keamanan dan kelancaran seluruh rangkaian kegiatan, Polda Lampung menerjunkan sebanyak 325 personel gabungan yang terdiri dari jajaran Polres Pesisir Barat, Brimob, dan Ditpamobvit. Selain itu, sebanyak 30 personel TNI juga ikut dikerahkan, memperkuat pengamanan di berbagai titik strategis seperti arena utama, penginapan, dan jalur akses wisatawan.
Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan secara menyeluruh dan humanis, mengingat ini merupakan ajang internasional yang membawa nama baik daerah.
“WSL Krui Pro2025 merupakan momen strategi untuk mempromosikan Lampung di mata dunia. Kami siap mengawali penyelenggaraan acara agar aman, tertib, dan menguntungkan bagi semua pihak,” tegasnya, Kamis (12/6/2025).
Helmy juga menekankan bahwa pengamanan tidak hanya fokus pada aspek teknis, tetapi juga mendukung pelestarian budaya lokal.“Keberadaan selendang miwang dalam pembukaan ajang internasional ini menjadi kekuatan tersendiri untuk memperkuat branding budaya lokal. Kami memastikan pengamanannya maksimal agar nilai-nilai budaya tetap terjaga,” ujarnya.
Editor :
