Gelaran tahunan ini menjadi salah satu agenda unggulan selancar dunia dan menempatkan Pesisir Barat sebagai destinasi favorit para peselancar internasional.
Wakil Bupati Pesisir Barat, Irawan Topani, menyampaikan bahwa keikutsertaan selendang miwang dalam pembukaan WSL Krui Pro menjadi representasi nyata bahwa budaya lokal dapat bersinergi dengan agenda internasional.
“Ini momen langka. Kita tidak hanya menjadi tuan rumah ajang selancar dunia, tetapi juga memperkenalkan identitas budaya kita, seperti selendang miwang, kepada masyarakat global,” ujarnya.
Tak hanya memperkuat aspek budaya, kehadiran peserta mancanegara dan wisatawan juga berdampak signifikan pada sektor UMKM, pariwisata, dan perekonomian lokal.Ribuan pengunjung terlihat memadati kawasan Pantai Tanjung Setia sejak dimulainya rangkaian kegiatan WSL.
Editor :
