Beberapa faktor utama yang diduga menjadi penyebab penyimpangan dalam proyek ini antara lain: Adanya pengondisian dalam lelang proyek untuk menguntungkan pihak tertentu.
Pemecahan paket proyek secara tidak wajar, yang berpotensi menjadi modus bagi-bagi proyek.
Kualitas material dan konstruksi yang tidak sesuai spesifikasi, mengakibatkan kebocoran atap dan kerusakan lainnya.
Kurangnya pengawasan dari pihak terkait, baik dari DPUPR maupun konsultan pengawas.Ketidaktransparanan dalam penggunaan anggaran, yang menimbulkan kecurigaan adanya praktik korupsi.
Editor : Pimred Laksamana.id