Scroll untuk baca artikel

Buku Amaliah Ramadhan di bisniskan di  Takalar di duga di mainkan oknum K3S

Buku Amaliah Ramadhan di bisniskan di  Takalar di duga di mainkan oknum K3S
Buku Amaliah Ramadhan di bisniskan di  Takalar di duga di mainkan oknum K3S

Makanya, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) PERAK yang memiliki kepedulian sosial dan anti korupsi menegaskan, pihaknya akan menelisik dugaan persekongkolan terstruktur dan merugikan APBN melalui dana BOS. 

“Kalau K3S yang terdepan atau sebagai pemeran utama dalam kontes jual beli buku Amaliah ini, maka akan kami perhadapkan mereka di Kantor Polda atau Kejati,” tegasnya. 

Secara blak-blakan, Rahman Samad juga  menduga, kepala sekolah SDN di Takalar terlibat karena kenapa ada didalamnya bekerjasama dengan pihak K3S. 

Sementara, sebutnya, penanggung jawab pengelolaan dana BOS itu adalah Kepala Sekolah. 

Hasil investigasi LSM Perak di lapangan menunjukkan, salah seorang Kepsek yang enggan ditulis identitasnya mengaku dari penjualan Buku Amalia Ramadhan itu, hanya mendapatkan Rp1.000 per-examplar dari nilai jual Rp15.000. 

“Terus terang, kami hanya dikasih Rp1.000 per-exp,” bebernya, dengan pengakuan jujur namun mimiknya tampak keder. 

Sampai berita ini tayang, . (Cetak & Online) belum berhasil mengonfirmasi Kadis Pendidikan Takalar maupun Ketua K3S. 

.

Editor : Pimred Laksamana.id
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Pengobatan
Terkini