Scroll untuk baca artikel

Rumah Dinas Gubernur Jakarta: Tempat Sejarah Yang Kini Bangkit Kembali Pramono

Rumah Dinas Gubernur Jakarta: Tempat Sejarah Yang Kini Bangkit Kembali Pramono
Rumah Dinas Gubernur Jakarta: Tempat Sejarah Yang Kini Bangkit Kembali Pramono

Sjamsuriddin, wali kota Jakarta Raya pertama pasca kemerdekaan, adalah orang lokal pertama yang menempati rumah itu sebagai pemimpinnya.

Mulai saat itu, kediaman resmi gubernur berubah menjadi lambang kekuatan penuh kepemimpinan Jakarta dalam genggaman negeri ini.

Gubernur-gubernur DKI Jakarta bertukar satu per satu yang tinggal dalam tempat ini. Sutiyoso menghuni rumah tersebut sepanjang masa jabatan beliau yang berlangsung selama dua periode.

Fauzi Bowo mengikuti langkahnya dengan menetap selama lima tahun. Sementara itu, Joko Widodo juga pernah menjadikan tempat itu sebagai kediamananya selama dua tahun sebelum pada akhirnya terpilih menjadi Presiden Republik Indonesia.

Akan tetapi, tidak seluruh gubernur memutuskan untuk menduduki kediaman resmi ini. Basuki Tjahja Purnama (Ahok) serta Anies Baswedan cenderung lebih suka bertahan di hunian masing-masing, sehingga membuat gedung peristirahatan tersebut berfungsi semata-mata sebagai area hiburan bagi para pengunjung dan penyelenggaraan kegiatan formal saja.

Sekarang, setelah bertahun-tahun tidak dipakai sepenuhnya, rumah dinas gubernur tersebut akan menyala lagi dengan cahaya keluarga.

Tekanan dari istrinya berhasil menghancurkan kekuatan Pramono.

Di postingannya di akun Instagram resmi miliknya, @pramonoanungw, Pramono menyebutkan bahwa sepanjang karirnya di pemerintahan, dia telah menerima lima kali rumah dinas. Namun, tidak satupun dari lokasi seperti Denpasar Raya, Widya Chandra, dan Kalibata yang pernah ditempatinya.

"Tapi tidak jelas mengapa tiba-tiba istriku, selama beberapa hari terus-menerorku. Dia berkata, 'Pak, cukup saja, mari kita gunakan rumah dinas itu sekali-sekalian,' " ungkap Pramono.

Pramono awalnya meragukan hal tersebut. Tetapi, sesudah menyaksikan secara langsung kediaman resmi sang gubernur, dia mulai mengambil pertimbangan serius.

Editor : Pimred Laksamana.id
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Terkini