Memesan minum minuman keras sudah menjadi rutinitasnya kala itu.
Tapi malam itu, hidayah datang padanya. Jamaah perempuan itu mengaku mendapatkan bisikan untuk meninggalkan lingkungan pertemanannya yang kurang baik.
"Ketika teman non muslim saya datang, saya izin ke toilet. Di dalam toilet itu di telinga kanan saya ada berbisik 'tinggalkan mereka, ikuti saya'. Sejak saat itu saya langsung pakaikan (syal) menjadi hijab," papar sang jamaah.
"Sejak saat itu insyaallah saya istiqomah (berhijab) sampai sekarang. Pertanyaan saya, apakah Allah membuka jalan saya dalam menjemput hidayah?" lanjutnya.
Mendengar pertanyaan itu, Mamah Dedeh membenarkan kalau hidayah memang bisa datang dari Allah.
Tapi tak sedikit juga orang yang harus berusaha mencari hidayah itu sendiri.
"Yang namanya hidayah, ada yang Allah langsung berikan kepada kita seperti Anda. Ada juga hidayah yang harus dijemput. Kita pergi ke taklim, pengajian kaya begini, itu hidayah yang kita cari," ucap Mamah Dedeh.
"Kalau Anda hidayah yang diberi Allah dan hidayah ini kayak kembang, wajib dirawat, wajib dipelihara. Karena kalau Anda tidak merawatnya hidayah akan pergi," lanjut sang pendakwah.
Seseorang yang sudah mendapat hidayah pun harus kuat mental untuk memantapkan diri.
Sebab, akan ada banyak godaan dan cobaan yang bisa menggoyahkan hati.
Editor : Pimred Laksamana.id
