Menurutnya, keputusan tersebut telah mempertimbangkan kebutuhan pengaturan serta penempatan pegawai negeri sipil untuk mendukung program prioritas pembangunan. "Kan baru diputuskan tadi, DPR dan pemerintah sudah sepakat untuk menyelesaikannya semua. Oktober CPNS," kata Rini setelah rapat dengar pendapat dengan Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu, 5 Maret 2025.
Dia mengatakan, penyesuaian itu untuk menjawab secara tuntas berbagai tantangan yang muncul dalam proses pengadaan CASN sampai penataan ASN nasional secara menyeluruh. Selain itu, ada juga usulan penundaan seleksi oleh beberapa daerah.
Setelah melewati proses pengadaan CASN tahun 2024, dia mencatat ada beberapa hal yang perlu dievaluasi. Pertama, terkait adanya beberapa lembaga yang menunda penyelesaian dan pengadaan CPNS.
"Usulan formasi tersebut tidak optimal, jadi tidak sesuai dengan data kami," kata dia.
Instansi tidak mengusulkan formasi yang sesuai dengan kualifikasi pendidikan dan jabatan bagi pelamar yang sudah terdaftar di database BKN. Selain itu, ada juga pelamar yang mendaftar di unit kerja yang tidak sesuai dengan data yang dimilikinya.
Diketahui, pemerintah pada tahun 2024 melaksanakan seleksi CASN dengan total formasi 248.970 untuk CPNS dan 1.017.111 untuk PPPK, berdasarkan data pada Januari 2025. Pemilihan CPNS dimulai pada Agustus 2024, sedangkan seleksi PPPK dilakukan dalam dua tahap, yaitu tahap pertama pada September 2024 dan tahap kedua pada Januari 2025.
berkontribusi dalam artikel ini.
Tanggapan Golkar Soal Keputusan Rektor UI Minta Bahlil Perbaiki Disertasi
Editor : Pimred Laksamana.id
