Scroll untuk baca artikel

Kepolisian Diharapkan Bertindak Tegas terhadap Gangguan "Asmara Subuh" di Bulan Ramadhan

Kepolisian Diharapkan Bertindak Tegas terhadap Gangguan "Asmara Subuh" di Bulan Ramadhan
Kepolisian Diharapkan Bertindak Tegas terhadap Gangguan "Asmara Subuh" di Bulan Ramadhan

Laksamana l Kampar -- Setiap bulan suci Ramadhan, fenomena "Asmara Subuh" (asbuh) kerap menimbulkan keresahan di masyarakat, termasuk di Jalan Suka Karya, Desa Tarai Bangun, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar. Aktivitas ini, yang umumnya dilakukan oleh para remaja setelah shalat subuh, sering kali mengganggu ketertiban umum, aktivitas pedagang, dan kelancaran lalu lintas.Banyak laporan menyebutkan bahwa peserta asbuh sering berkumpul di depan toko-toko yang mulai beroperasi, menghambat aktivitas pedagang, serta melakukan aksi kejar-kejaran sambil memukulkan kain sarung yang digumpalkan, bahkan menyalakan petasan dan mercon. Selain itu, aksi mereka tak jarang berujung pada perkelahian antar kelompok, yang berpotensi menimbulkan tindakan kriminal.

Masyarakat setempat sangat berharap kepolisian, khususnya Kapolres Kampar dan Kapolsek Tambang, segera bertindak tegas dengan meningkatkan razia dan patroli subuh. Langkah ini diperlukan untuk mengantisipasi gangguan ketertiban, mencegah potensi kejahatan, serta memastikan lingkungan tetap aman dan kondusif selama bulan Ramadhan. Dengan adanya pengawasan dari aparat kepolisian, diharapkan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang dan khusyuk. (Red).

Editor : Pimred Laksamana.id
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Pengobatan
Terkini