Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, telah menyatakan komitmennya untuk mewujudkan janji kampanyenya dengan memberikan tarif gratis untuk Lintas Raya Terpadu (LRT) dan Mass Rapid Transit (MRT) bagi 15 golongan masyarakat.
Rencana ini dirancang untuk diimplementasikan selama 100 hari pertama masa jabatan pemerintahan.
"Iya, jadi kita memang akan memberikan gratis 15 golongan," kata Rano ketika ditemui di Halte Bunderan HI, Jakarta Pusat, pada Selasa (25/2/2025).
Saat ini, program tersebut masih dalam tahap persiapan awal.
"Kita akan segera mempersiapkan rencana itu, karena itu termasuk dalam program selama 100 hari," tambahnya.
Golongan-golongan yang akan mendapatkan tarif gratis untuk LRT dan MRT meliputi pegawai negeri sipil Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta, tenaga kontrak di Pemprov Jakarta, dan pemilik Kartu Jakarta Pintar (KJP).
Baca juga:
Karyawan swasta yang menerima gaji sesuai dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) melalui Bank DKI, pekerja rumah susun sederhana yang menyewa, tim penggerak pemberdayaan dan kesejahteraan, serta lansia juga termasuk dalam daftar tersebut.
Selanjutnya, orang dengan disabilitas, anggota tentara veteran Republik Indonesia, penerima program Raskin (Beras untuk Keluarga Miskin), penduduk pulau-pulau di Kepulauan Seribu, marbut, guru dan tenaga pendidikan PAUD, Larva Monitor, dan anggota TNI atau Polri.
"Contoh, seperti lansia, orang dengan disabilitas, serta pemegang Kartu Jaminan Pemeliharaan (KJP), kemudian misalnya anggota TNI, ABRI, polisi, polisi Negara, pokoknya 15 golongan yang bisa menggunakan itu," kata Rano.
Editor : Pimred Laksamana.id
