Laksamana.id | Pekanbaru - Polda Riau kembali mencatat keberhasilan besar dalam pemberantasan narkotika dengan mengungkap jaringan narkoba internasional. Dalam konferensi pers yang digelar di Mapolda Riau pada Selasa 18 Februari 2025, Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal, S.I.K., M.H. mengumumkan keberhasilan jajarannya dalam menyita 87,68 kilogram sabu dan 51.882 butir pil ekstasi.
Turut hadir dalam konferensi pers tersebut, Kepala BNNP Riau Brigjen Pol Robinson Siregar, Dir Narkoba Polda Riau Kombes Pol Putu Yudha Prawira, Kabid Propam Polda Riau Kombes Pol Edwin L. Sengka, Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Anom Karibianto, serta perwakilan dari Bea Cukai Riau, Kapolres Bengkalis AKBP Budi Setiawan, dan Kasat Narkoba Polres Bengkalis Iptu Donny Binsar.
Pengungkapan Terbesar dalam Tiga Tahun Terakhir
Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Polres Bengkalis, khususnya AKBP Budi Setiawan dan Iptu Donny Binsar, yang berhasil mengungkap kasus ini.
> "Ini pengungkapan yang luar biasa. Selama tiga tahun saya menjabat di Riau, ini yang paling mengesankan. Kapolres Bengkalis dan tim telah menunjukkan kerja keras yang patut diapresiasi," ujar Kapolda Riau.
Kapolda menegaskan bahwa kasus ini menjadi bukti nyata keseriusan Polda Riau dalam memberantas narkotika, mengingat wilayah Riau merupakan salah satu pintu masuk utama peredaran narkoba jaringan internasional.Kronologi Penangkapan
Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Anom Karibianto, S.I.K. menjelaskan bahwa pengungkapan ini berawal dari patroli laut gabungan Tim Satres Narkoba Polres Bengkalis dan Bea Cukai pada Selasa, 11 Februari 2025, pukul 22.00 WIB.
Patroli tersebut mendeteksi keberadaan sebuah speedboat mencurigakan di perairan Sepahat, Kecamatan Bandar Laksamana, Bengkalis. Saat dihentikan, dua tersangka JM (38) dan IF (22) yang bertugas sebagai kurir, mencoba melarikan diri namun berhasil diamankan.
Dari hasil penggeledahan, tim menemukan 87,68 kilogram sabu dalam 90 bungkus plastik kuning bertuliskan huruf Cina dan 5 karung goni bertuliskan huruf Thailand. Selain itu, turut disita 51.882 butir pil ekstasi dengan logo Barcelona (biru) dan Mercy (putih).
Editor : Pimred Laksamana.id
