Scroll untuk baca artikel

Hak Jawab korban terkait pemberitaan ke 3 media diduga tidak tranparan dan tidak independen

Hak Jawab korban terkait pemberitaan ke 3 media diduga tidak tranparan dan tidak independen
Hak Jawab korban terkait pemberitaan ke 3 media diduga tidak tranparan dan tidak independen

Laksamana.id | Pekanbaru - Korban penganiayan wartawan ansori, tepatnya di desa Rimbo Panjang RT/02,ini adalah bukti nyata dan hakjawab terkait dari berita yang terbit korankomando. com, Laksamana. com, Borgol.id, itu tidak benar atau hoaks., terkesan pengabcamat terhada wartawan seluarga ,terkesan tendensius tidak mengedepan praduga tak bersalah mencantum nama keperibadian orang lain dan melakukan fitnah kepada korban inisial A pekerjaan sehari hari sebagai wartawan , tidak melqkukan konfirmasi , sehingga mengakibatkqn berita dari ketiga media di atas tersebut menerbitkan berita sepihak alias hoax.

Cerita kejadian yang sebenarnya seperti di yang bawah ini tidak ada di tambah atau pun dikuranngi impormasinyaSeorang wartawan membuat laporan penganiayan terhadapnya untuk memohon keadilan dan perlindungan hukum, dia wilayah hukum polsek tambang kabupar kampar tersebut

Kec tambang, Riau Pekanbaru kab KamparPELAKU PERUSAKAN DAN PELEMPARAN BATU SECARA MEMBABI BUTA OLEH KELUARGA TERLAPOR INISIAL AHAMADES LB MENGAKIBAT KAN BAYAK KERUSAKA DAN PULUHAN BATU DI ATAS /seng RUMAH awak media/WARTAWAN DI LAKUKAN OLEH PIHAK KELUARGA PELAKU PENGANIYAYAAN WARTAWAN.DI LAKUKAN OLEH SEKELOMPOK GROMBOLAN KELURGA DARI ANAK-ANAK CUCU PELAKU BERNAMA AMADES LUBIS SEKELUARGA PADA TENGAH MALAM HARI DI RUMAH SEORANG WARTAWAN DI JALAN PEKAKANBARU ,KAMPAR RIAU.Bermula dari adanya

orang yang tidak dikenal,memgotori tempat penampugan air didepan rumah ,tanpa sepengetahuan dan tanpa izin dari kami.ketika saya dengan istri keluar rumah melihat ada kotoran ,lalu berinisiatif lihat rekaman CCTV ,ternyata ada orang yg memakai topi merah mengobok obok air ,lalu saya mencari orang tersebut setelah kita ketemu orang tersebut sekitar jam 16.15 kita pertanyakan perihal tersebut tiba tiba datang AHAMADES LB dengan emosi langsung menyerang Langsung degan mengakibatkan luka parah dibagian tangan kanan dengan 4 jahitan dan luka dibagian hidung pipi leher dan luka di pergelagan tangan kiri ...Setelah kami pulang dari buat laporan di POLSEK TAMBANG makin menjadi jadi menyerang dan merusak rumah kami dari mulai jam 20.30 tgl 13 Februari sampai pukul. 3 dini hari tgl 14 Februari yang mengakibatkan anak dan istri Terlantar dan Trauma juga tidak bisa Sekolah ....Mereka membuat berita Hoak dan berita pengancaman keselamatan kami apa bila kami menepati rumah kami tersebut, tidak di jamin keselamatan nya jelas isi berita hoax dari tiga media tersebut , saat ini kami sudah melapor dan memita perlindungan hukum di Kapolda Riau .Kami meminta kepada kapolda segera menindak lanjuti dengan secepatnya !.

Semoga para aph(aparat penegak hukum)Agar mengayomi dan melindungi orang yang dianya apalagi ini seorang awak media/wartawan.

Mohon pak kapolda Riau dan pak kapolres Kampar untuk bertindak tegas atas kejadian ini.Sampai berita ini terbit pihak korban masih mengungsi dan bersembunyi karena takut

hal hal yang tidak dingin. 

*Team Redaksi*

Editor : Pimred Laksamana.id
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Pengobatan
Terkini