Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy merasa ditinggalkan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin.
Ia menegaskan kepada keduanya bahwa tidak akan ada kesepakatan damai jika Ukraina tidak termasuk dalam pembicaraan.
Zelenskyy memberikan peringatan setelah Trump dan Putin melakukan percakapan untuk memulai negosiasi untuk mengakhiri konflik.
Baca Juga:
Namun, percakapan antara kedua pemimpin negara tersebut tidak melibatkan Zelenskyy.
"Kami tidak akan menerima ini, sebagai sebuah negara merdeka," kata Zelenskyy, seperti dikutip BBC Internasional, pada Jumat (14/2/2025).
Saya tidak dapat menemukan teks asli yang akan saya paragrafkan. Apakah Anda dapat memberikan teks asli atau konteksnya?
Zelenskyy menegaskan bahwa kepastian keamanan adalah prioritas utamanya, dan ia tidak melihat hal itu bisa tercapai tanpa dukungan dari Amerika Serikat.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa telah ada kemungkinan baik untuk mengakhiri perang di Ukraina setelah ia berbicara dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin, melalui telepon.
Presiden Amerika Serikat terakhir itu menyebut bahwa saat ini tidak praktis bagi Ukraina untuk bergabung dengan NATO, dan kemungkinan tidak mungkin mengembalikan perbatasannya seperti sebelum invasi.
Editor : Pimred Laksamana.id
