Scroll untuk baca artikel

Hidup Tenang Tanpa Banyak Barang ala Goodbye, Things Fumio Sasaki

Hidup Tenang Tanpa Banyak Barang ala Goodbye, Things Fumio Sasaki
Hidup Tenang Tanpa Banyak Barang ala Goodbye, Things Fumio Sasaki

Kita tidak memerlukan banyak hal untuk hidup bahagia.

Dalam masyarakat yang semakin materialistis, keinginan untuk memiliki banyak barang sering kali salah diartikan sebagai ukuran kebahagiaan.

Fumio Sasaki, seorang mantan editor yang kemudian menjadi pengikut gaya hidup minimalis, membuktikan lawannya dalam bukunya "Goodbye, Things: Hidup Minimalis ala Orang Jepang".

Buku ini tidak hanya memberikan panduan untuk mengurangi barang-barang, melainkan juga mengeksplorasi lebih dalam bagaimana cara hidup minimalis dapat membawa damai dan kebahagiaan sejati.

Sedikit barang, sedikit stres!

Buku "Goodbye, Things" menceritakan perjalanan Sasaki dalam mengubah hidupnya dari seseorang yang dihimpit oleh barang-barang tidak penting menjadi seseorang yang memiliki ruang hidup yang lebih luas, baik secara fisik maupun mental.

Dalam bukunya, Sasaki menekankan bahwa barang-barang yang kita miliki seringkali menjadi penyebab stres emosional dan psikologis bagi kita. Dengan menghilangkan barang-barang yang tidak perlu, kita dapat lebih mudah menikmati kehidupan dengan fokus pada hal-hal yang lebih berharga, seperti pengalaman, hubungan, dan kebebasan.

Sasaki mengungkapkan beberapa prinsip minimalisme yang dapat diterapkan siapa saja, di antaranya:

1. Mengurangi barang secara drastis untuk menyadari bahwa kita tidak membutuhkan banyak apa yang kita pikirkan.

2. Mengutamakan kepuasan pengalaman dibandingkan dengan kepemilikan.

3. Memahami bahwa memiliki sedikit barang berarti memiliki sedikit stres dan lebih banyak kebebasan.

Editor : Pimred Laksamana.id
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Pengobatan
Terkini