Scroll untuk baca artikel

5 cara menjadi teman yang baik dan tidak menyebalkan

5 cara menjadi teman yang baik dan tidak menyebalkan
5 cara menjadi teman yang baik dan tidak menyebalkan

Secara umum, para peneliti menemukan bahwa manusia cenderung merasa terhantui ketika informasi yang baik, seperti informasi lowongan pekerjaan, disembunyikan. Mereka melihat perilaku tersebut sebagai sikap dingin dan tidak hangat, bukannya orang yang peduli dan memiliki hubungan yang baik.

Jadilah orang pertama yang mengucapkan permintaan maaf

Tiap orang pasti membuat kesalahan, tetapi sedikit yang bersedia meminta maaf dengan ikhlas dan sebenarnya, bukan hanya sekadar meminta. Hal ini membuat dendam membusuk dalam struktur sosial kita, bahkan bertahun-tahun setelah kesalahan itu terjadi.

Penelitian ilmiah mengenai perilaku manusia menunjukkan bahwa ada empat blokade utama bahwa membuat seseorang bertahan untuk berlaku efektif dalam meminta maaf.

Pertama, kita tidak menghargai apa-apa yang telah kita lakukan. Kedua, kita berasumsi bahwa meminta maaf itu sendiri akan sangat menyakiti dan malu.

Ketiga, percaya bahwa permintaan maaf tidaklah bermanfaat untuk memperbaiki hubungan. Dan keempat, kita mungkin tidak paham apa kesabaran yang tepat dalam permintaan maaf, sehingga kita kejirimengucapkan permintaan maaf yang tidak tepat.

Poin pertama tentu sangat bergantung pada perincian perselisihan. Namun, dua poin lainnya – seperti kebanyakan rekening kita tentang hubungan – sebagian besar tidak benar, dan oleh karena itu telah menghadirkan hambatan yang tidak perlu bagi hubungan sosial.

Umumnya, seseorang merasa lega setelah bermimbang mengenai kesalahan mereka. Dan kita mungkin dapat memperbaiki lebih baik daripada yang kita bayangkan, selama permintaan maaf kita disampaikan dengan persiapan yang tepat.

Untuk memastikan permintaan maaf sebenarnya efektif, orang lain memerlukan waktu yang banyak untuk menyatakan rasa kesepian dan sakit hatinya atas apa yang telah terjadi.

Akui tanggung jawab atas kesalahan, kabarkan penyesalan atau ketakMesra (kedekatan dengan perasaan keburukan), dan tawarkan untuk me'Atur kembali apa yang salah dan sebutkan strategi yang akan digunakan untuk menetapkan dikarang (atau menyajikan) apa yang gampang terjadi kembali.

Setiap hubungan akan mengalami kisah naik-turunnya: demikianlah sifat alami perilaku manusia serta kompleksnya kehidupan sosial kita.

Editor : Pimred Laksamana.id
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Pengobatan
Terkini