Scroll untuk baca artikel

Bupati Ela Pasang Target Paripurna! RSUD KH Ahmad Hanafiah Jalani Ujian Penentu Akreditasi LAM-KPRS

Bupati Ela Pasang Target Paripurna! RSUD KH Ahmad Hanafiah Jalani Ujian Penentu Akreditasi LAM-KPRS
Bupati Ela Pasang Target Paripurna! RSUD KH Ahmad Hanafiah Jalani Ujian Penentu Akreditasi LAM-KPRS

Laksamana.id | Lampung Timur – Langkah besar menuju pelayanan kesehatan berkualitas tengah dijalani RSUD KH Ahmad Hanafiah Kabupaten Lampung Timur. Rumah sakit kebanggaan masyarakat Bumi Tuwah Bepadan itu resmi menjalani Survei Akreditasi Rumah Sakit oleh Lembaga Akreditasi Mutu dan Keselamatan Pasien Rumah Sakit (LAM-KPRS), Selasa (28/7/2026).

Survei ini bukan sekadar penilaian administratif. Lebih dari itu, akreditasi menjadi ujian penentu bagi RSUD KH Ahmad Hanafiah dalam membuktikan komitmennya menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, aman, bermutu, dan berorientasi pada keselamatan pasien dengan target meraih Akreditasi Paripurna.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, yang menegaskan bahwa keberhasilan akreditasi hanya dapat diraih melalui kerja sama seluruh elemen rumah sakit, bukan hanya pimpinan maupun tenaga medis.

"Saya titip pesan kepada seluruh jajaran RSUD KH Ahmad Hanafiah. Tunjukkan kekompakan, tunjukkan budaya mutu. Dari ruang direktur, ruang rawat, IGD, kamar operasi, laboratorium, farmasi, gizi, sampai dapur dan kebersihan. Semua adalah bagian penting dari akreditasi ini," tegas Bupati Ela.

Menurutnya, akreditasi harus menjadi titik awal perubahan budaya kerja menuju pelayanan kesehatan yang semakin modern, berkualitas, dan mampu menjawab harapan masyarakat Lampung Timur.

"Mari kita jadikan momentum ini sebagai awal baru untuk pelayanan kesehatan yang lebih baik di Bumi Tuwah Bepadan," lanjutnya.

Eva Susanti, Direktur RSUD KH Ahmad Hanafiah mengungkapkan bahwa dalam dua tahun terakhir rumah sakit telah melakukan pembenahan besar-besaran. Berbagai standar nasional dipenuhi, mulai dari penguatan mutu pelayanan, Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Manajemen Fasilitas dan Keselamatan (MFK), Sasaran Keselamatan Pasien (SKP), hingga penerapan digitalisasi rekam medis.

Seluruh langkah tersebut dilakukan agar setiap pasien memperoleh pelayanan yang cepat, aman, efektif, dan sesuai standar nasional.

Meski demikian, pihak rumah sakit tetap membuka diri terhadap berbagai masukan dari tim surveior sebagai bahan evaluasi demi meningkatkan kualitas pelayanan secara berkelanjutan.

"Kami berharap setiap arahan dan temuan dari Tim Surveyor menjadi bekal bagi RSUD KH Ahmad Hanafiah untuk terus berkembang hingga mampu meraih Predikat Rumah Sakit Terakreditasi Paripurna," ujar Direktur.

Editor : Pimred Laksamana.id
Bagikan

Berita Terkait
Pengobatan
Terkini