Selain itu, pihaknya juga menemukan berbagai bentuk manipulasi data pada jalur mutasi maupun domisili, mulai dari pemalsuan surat pindah tugas hingga rekayasa kartu keluarga demi masuk sekolah favorit.
“Mulai sekarang tidak bisa lagi ada sistem titip-titipan atau main orang dalam. Kita harus benar-benar transparan dan menegakkan keadilan,” tegasnya.
Ke depan, Pemerintah Provinsi Lampung berencana mengevaluasi jalur domisili serta memperbesar kuota jalur prestasi agar seluruh siswa memiliki kesempatan yang sama bersaing masuk sekolah unggulan.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap dunia pendidikan melalui berbagai program beasiswa bagi siswa dan mahasiswa berprestasi maupun kurang mampu.Menurut Ela, pemerintah daerah saat ini tengah menyusun petunjuk teknis beasiswa perguruan tinggi, khususnya untuk jurusan yang dibutuhkan daerah seperti infrastruktur, kehutanan, dan pertanian.
Editor : Pimred Laksamana.id
