Scroll untuk baca artikel

Vidio 47 Detik yang Membongkar Kelalaian: Dapur SPPG di Lampung Barat Jadi Ajang Joget, Standar Higienitas Dipertanyakan Keras

Vidio 47 Detik yang Membongkar Kelalaian: Dapur SPPG di Lampung Barat Jadi Ajang Joget, Standar Higienitas Dipertanyakan Keras
Vidio 47 Detik yang Membongkar Kelalaian: Dapur SPPG di Lampung Barat Jadi Ajang Joget, Standar Higienitas Dipertanyakan Keras

“Ini bukan soal joget. Ini soal SOP dan sterilisasi yang di abaikan. Makanan itu dikonsumsi manusia, bahkan anak-anak. Kalau dari dapurnya saja sudah tidak higienis, ini jelas berisiko langsung pada kesehatan publik,” tegasnya.

Sorotan juga mengarah pada dugaan penggunaan anggaran operasional yang disebut berada di kisaran Rp. 3.000. Angka yang, menurut Wahdi, seharusnya cukup untuk memenuhi kebutuhan paling dasar seperti masker dan penutup kepala.

“Kalau anggaran itu ada, ke mana larinya? APD paling sederhana saja tidak dipakai dengan benar. Ini bukan soal kekurangan dana ini soal kelalaian dan prioritas yang salah,” ujarnya tajam.

Tak berhenti di situ, ia juga mempertanyakan kompetensi relawan yang terlibat. Apakah mereka memiliki sertifikat penjamah makanan? Atau justru dibiarkan bekerja tanpa standar kelayakan?

“Ini harus dibuka terang. Kalau mereka tidak punya sertifikasi, berarti ada pembiaran serius dalam perekrutan dan pengawasan. Ini bukan main-main,” tambahnya.

Editor : Yanto
Sumber : Kordinator Germasi Lampung Barat Wahdi Syarif
Bagikan

Berita Terkait
Terkini