Kepala Lapas Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa, dalam pernyataannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar senantiasa melindungi keselamatan negeri. Selain itu, doa bersama juga digelar untuk menjaga keamanan dan kondusivitas lingkungan Lapas Banyuwangi.
“Kita semua berharap, melalui doa bersama dari seluruh keluarga besar Lapas Banyuwangi, baik petugas maupun WBP, institusi kita khususnya dan Indonesia pada umumnya selalu berada dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa,” ujarnya.
Wayan juga menekankan bahwa momen ini bukan hanya tentang spiritualitas, tetapi juga sebagai penguatan semangat persatuan dan kesatuan.
“Ini adalah bentuk nyata dari semangat kebersamaan kita. Kita saling menjaga, menghormati perbedaan, dan bersama-sama berdoa untuk memajukan negeri ini. Perbedaan agama bukan penghalang, justru menjadi kekuatan untuk merajut persatuan,” pungkasnya. Editor : Pimred Laksamana.idSumber : Team