Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, membatalkan program sarapan bergizi gratis untuk anak-anak sekolah. Pramono menyebut program ini tidak diizinkan oleh pemerintah pusat.
Pramono menceritakan, ketika mengikuti Retreat Kepala Daerah di Akmil, Magelang, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyampaikan pesan ini langsung ke Pramono dan kepala daerah lainnya.
“Jadi pada waktu retreat di Magelang, Kepala Badan Gizi menyampaikan bahwa pemerintah daerah tidak diperbolehkan untuk melakukan kegiatan yang hampir sama, yaitu kegiatan makan bergizi gratis,” ucap Pramono saat ditemui di Menteng, Jakarta Pusat, pada Sabtu (8/3).
"Sebenarnya sebagai pemerintah Jakarta kami akan mengikuti apa yang menjadi arahan pemerintah pusat," tambahnya.
Rencana program ini mengalami perubahan. Pramono berencana melaksanakan renovasi kantin sekolah.
"Jadi, program sarapan gratis yang rencananya akan diadakan di Jakarta akan kami alihkan untuk membantu membangun infrastruktur yang diperlukan oleh sekolah, terutama untuk persiapan kantin, UMKM, dan lain-lainnya," jelasnya.
"Jadi kami akan membantu karena memang Jakarta memiliki kemampuan untuk itu dan kami akan melakukannya," pungkasnya.
Editor : Pimred Laksamana.id
