"Kegiatan bedah rumah ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Melalui program ini, kami berupaya membantu warga yang membutuhkan agar dapat memiliki tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan nyaman untuk ditempati bersama keluarga," ujar Kapolres.
Kapolres menjelaskan bahwa rumah milik keluarga Suhadad Jokoh dipilih setelah melalui proses peninjauan dan penilaian karena kondisinya yang sangat memprihatinkan. Rumah yang sebelumnya berdinding tripleks dan hanya memiliki satu kamar tersebut dihuni oleh empat orang anggota keluarga.
Selain kondisi rumah yang tidak layak huni, keluarga tersebut juga menghadapi cobaan berat karena istri dari pemilik rumah telah mengalami kebutaan permanen selama kurang lebih sepuluh tahun akibat komplikasi penyakit yang dideritanya.
"Kami melihat kondisi keluarga ini sangat membutuhkan perhatian dan bantuan. Oleh karena itu, Polres Bitung berinisiatif membangun rumah semi permanen yang lebih layak agar keluarga ini dapat hidup dengan lebih nyaman dan memiliki harapan baru untuk masa depan yang lebih baik," tambah AKBP Albert Zai.Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan ibadah dan doa peletakan batu pertama yang dipimpin oleh Pdt. Sisca Yunita Lambey. Secara simbolis, peletakan batu pertama dilakukan oleh Pdt. Sisca Yunita Lambey, Wali Kota Bitung Hengky Honandar, Kapolres Bitung AKBP Albert Zai, pemilik rumah Sdra. Michael Suhadad, serta perwakilan tukang yang akan melaksanakan pembangunan rumah tersebut.
Editor : Pimred Laksamana.idSumber : Team
