Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa keberadaan RSUD KH Muhammad Thohir merupakan langkah strategis dalam mewujudkan pemerataan pembangunan kesehatan di Lampung, khususnya bagi masyarakat Pesisir Barat dan wilayah sekitarnya yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap rumah sakit rujukan.
Rumah sakit ini dibangun melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dengan dukungan anggaran APBN sebesar Rp152,99 miliar. Pembangunan fisiknya telah rampung 100 persen pada akhir 2025 dan kini siap melayani masyarakat dengan fasilitas kesehatan yang lebih lengkap dan modern.
Pemerintah Provinsi Lampung juga terus mendorong penguatan layanan kesehatan melalui pembangunan akses jalan menuju rumah sakit, pengaktifan layanan BPJS Kesehatan, serta pemenuhan kebutuhan dokter spesialis untuk berbagai layanan prioritas.
Dari sisi kapasitas, RSUD KH Muhammad Thohir mengalami peningkatan signifikan, dari sebelumnya sekitar 98 tempat tidur menjadi 137 tempat tidur. Rumah sakit ini kini dilengkapi berbagai fasilitas unggulan seperti Intensive Care Unit (ICU), Intensive Cardiovascular Care Unit (ICVCU), layanan hemodialisa, kamar operasi, radiologi, laboratorium, rawat jalan, hingga ruang Kelas Rawat Inap Standar (KRIS).Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa RSUD KH Muhammad Thohir merupakan salah satu dari 66 rumah sakit yang dibangun pemerintah pusat untuk memperkuat sistem layanan kesehatan rujukan di daerah. Rumah sakit ini diproyeksikan mampu menangani lima kelompok penyakit dengan angka kematian tertinggi, yaitu stroke, penyakit jantung, kanker, gangguan ginjal, serta layanan kesehatan ibu dan anak.
Editor :
