Laksamana.id || Lampung -
Polda Lampung mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang yang belakang terjadi di berbagai wilayah Provinsi Lampung.
Kabid Humas Polda Lampung, Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, masyarakat diminta lebih berhati-hati terutama saat beraktivitas di luar rumah ketika hujan lebat disertai angin kencang terjadi.
Polda Lampung mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat menimbulkan bencana hidrometeorologi, seperti banjir, longsor, maupun pohon tumbang,” ujarnya, Sabtu (7/3/2026).
Menurut Yuni, kondisi cuaca beberapa hari terakhir di sejumlah wilayah Lampung menunjukkan intensitas hujan cukup tinggi. Oleh karena itu, masyarakat di daerah rawan bencana diminta meningkatkan kesiapsiagaan.
Kami mengimbau warga yang tinggal di daerah rawan banjir atau dekat aliran sungai, agar selalu memantau perkembangan cuaca dan segera mengungsi ke tempat aman jika kondisi dinilai berbahaya,” katanya.Selain itu, ia juga meminta masyarakat tidak memaksakan diri beraktivitas di area berisiko seperti tebing, lereng perbukitan, maupun sungai saat hujan deras berlangsung.
“Kami juga mengingatkan para pengendara untuk lebih berhati-hati di jalan karena hujan deras dapat mengurangi jarak pandang dan meningkatkan risiko kecelakaan,” lanjut Yuni.
Berdasarkan analisis prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), wilayah Lampung masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat dalam beberapa hari ke depan.
BMKG menyebutkan, secara umum kondisi cuaca di Lampung diprakirakan cerah berawan hingga berawan dengan peluang hujan yang dapat terjadi pada siang hingga malam hari di sebagian wilayah. Suhu udara berkisar 23–32 derajat Celsius dengan kelembapan mencapai 58–100 persen.
Editor : Yanto