Scroll untuk baca artikel

Seorang Pemodal PETI Buka Tabir Dugaan Aliran Dana ke Oknum Aparat TNI--Polri di Kabupaten Solok, 40 Unit Ekskavator Dikumpulkan Jelang Penertiban

Seorang Pemodal PETI Buka Tabir Dugaan Aliran Dana ke Oknum Aparat TNI--Polri di Kabupaten Solok, 40 Unit Ekskavator Dikumpulkan Jelang Penertiban
Seorang Pemodal PETI Buka Tabir Dugaan Aliran Dana ke Oknum Aparat TNI--Polri di Kabupaten Solok, 40 Unit Ekskavator Dikumpulkan Jelang Penertiban

Menurut J, di lokasi yang sama terdapat sekitar 40 unit ekskavator yang beroperasi aktif, masing-masing dimiliki oleh pemodal berbeda dan memiliki pengurus lapangan sendiri.

“Untuk satu unit alat berat, saya diminta menyediakan modal sekitar Rp250 juta di luar alat berat, termasuk biaya solar dan operasional pekerja,” ujar J.

Tiga minggu setelah pertemuan tersebut, J membeli satu unit ekskavator baru beserta seluruh perlengkapan tambang dalam kondisi baru.

Dugaan Setoran ke Oknum Aparat

Dalam pengakuannya, J menyebut bahwa sejak awal beroperasi terdapat kewajiban setoran bulanan yang disebut sebagai “uang payung”.

Editor : Pimred Laksamana.id
Sumber : Team
Bagikan

Berita Terkait
Terkini