Kapolres juga menegaskan bahaya tawuran pelajar yang tidak hanya memicu konflik, tetapi juga dapat menimbulkan konsekuensi hukum, terutama bila melibatkan senjata tajam dan menyebabkan korban luka bahkan meninggal dunia.
“Pelajar adalah harapan bangsa. Karena itu, fokuslah belajar dan jauhi segala bentuk pelanggaran. Jika menghadapi masalah, jangan ragu menghubungi polisi atau kantor polisi terdekat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga membuka ruang dialog, mendengarkan langsung keluhan serta masukan para pelajar terkait situasi keamanan di lingkungan mereka.
Hal ini menjadi bagian dari komitmen Polres Metro Jakarta Barat untuk terus memperbaiki pelayanan dan hadir sebagai mitra terbaik bagi masyarakat.Kegiatan kemudian ditutup dengan pesan optimisme, bahwa generasi muda di Kebon Jeruk mampu tumbuh menjadi generasi yang cerdas, disiplin, dan berperan besar dalam mewujudkan lingkungan yang aman dan kondusif.
Editor : Yanto
