Ia mendesak Kementerian Kehutanan melakukan audit total dan pemanggilan seluruh pihak terkait, mulai dari Balai TNBBS, BKSDA Bengkulu–Lampung, hingga pengelola Lembah Hijau.
“Kalau terbukti lalai, izin harus dicabut, jabatan dicopot, dan proses hukum ditegakkan,” ujarnya dengan nada keras.
Menurutnya, publik sudah lelah dengan alasan teknis yang selalu menjadi tameng.
“Sudah terlalu sering kita dengar alasan ‘penyelamatan satwa’ dijadikan pembenaran. Padahal, nyawa satwa dilindungi bukan bahan eksperimen, ini soal moral, hukum, dan tanggung jawab negara,” tandasnya.Sorotan tajam juga datang dari Ridwan Maulana, C.PL., CDRA, Founder Masyarakat Independen GERMASI sekaligus aktivis anti-korupsi. Ia menanggapi pemberitaan salah satu media daring yang menyebut pihak Lembah Hijau menanggung seluruh biaya penanganan dan perawatan Harimau Bakas.
Editor : YantoSumber : GERMASI