Menurutnya, Kejaksaan hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga pendamping, jembatan, dan fasilitator petani.
"Tahun 2025 ini Kejari Lampung Timur telah memfasilitasi bantuan alat pertanian seperti combine harvester, rotavator, traktor, pompa air, ribuan ton benih padi Inpari 32, dolomit, hingga rumah burung hantu dan alat pembuatan pupuk organik cair. Hari ini kita panen bersama hasil kerja keras 2.924 petani dari delapan gapoktan dengan luas 3.242 hektare sawah dan menghasilkan 29.178 ton gabah," jelas Pofrizal.
Dia juga menambahkan, hingga kini sebanyak 135 UMKM Mitra Adhyaksa telah menerima sertifikat halal, termasuk 100 sertifikat yang baru diserahkan dalam kegiatan tersebut.
"Ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk lokal. Kami juga melaksanakan pelatihan kewirausahaan bagi penyandang disabilitas, serta meresmikan Aula Mitra Adhyaksa yang akan menjadi pusat edukasi hukum dan pemberdayaan masyarakat,” tambahnya.Sementara itu, Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, menyampaikan terima kasih atas perhatian Kejaksaan kepada petani dan pelaku UMKM di Lampung Timur.
Editor : YantoSumber : Liputan Ali Rusman Kabiro Laksamana Lampung Timur
