Dengan keputusan ini, Turki mempertegas posisinya di kancah internasional sebagai negara yang vokal membela Palestina. Erdogan berusaha menempatkan Turki sebagai pemimpin dunia Muslim, yang tidak hanya bersuara tetapi juga bertindak nyata. Meski akan ada guncangan ekonomi, pemerintah percaya keuntungan moral dan politik dari keputusan ini akan lebih besar dalam jangka panjang.
Pemutusan hubungan ekonomi, penutupan pelabuhan, dan larangan penggunaan ruang udara merupakan pesan keras dari Ankara. Dengan langkah tersebut, Turki ingin menunjukkan kepada dunia bahwa agresi Israel terhadap Gaza tidak boleh dibiarkan. Pesan utama yang ingin disampaikan jelas: solidaritas dengan Palestina lebih berharga daripada keuntungan ekonomi jangka pendek. (red/Adri) Editor : Pimred Laksamana.idTurki Putus Hubungan Ekonomi dengan Israel, Erdogan: Kami Berdiri Bersama Palestina
| 234 klik
Berita Terkait
