“KRI ini dilengkapi peralatan pencarian bawah laut yang lebih canggih,” sebutnya.
Panglima Koarmada II Laksamana Muda TNI I Gung Putu Alit Jaya menambahkan, KRI Fanildo dilengkapi sistem pemindai bawah air, seperti side scan sonar, multibeam echo sounder, dan magnetometer.
Kapal tersebut kemungkinan akan tiba pukul 20.30 ke titik datum (titik pertama hilangnya kontak) dan langsung menjalankan tugasnya.
“Teknologi yang ada di KRI Fanildo berguna untuk memastikan apakah benda itu adalah kapal yang dicari. Semoga cuaca dan arusnya mendukung sehingga prosesnya bisa berjalan lancar,” tegasnya.Tim penyelam juga telah disiapkan untuk mendukung proses pencarian lanjutan di bawah permukaan laut. Sebanyak 22 penyelam telah menjalani pemeriksaan kesehatan di RSUD Blambangan, dan 16 orang dinyatakan siap turun ke laut.
Editor : Yanto