Kemudian teman-teman korban membawanya ke rumah sakit, namun karena kondisi sudah lemas hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Alfret juga membenarkan terkait tindakan korban yang disebut melakukan aborsi di kamar kosnya.
“Informasinya begitu, karena memang banyak darah dari kemaluannya. Namun itu masih kami selidiki,” katanya.
Jasad korban saat ini masih melakukan proses otopsi guna mengungkap kematian yang dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung.Menurutnya, polisi saat ini masih mencari keberadaan janin tersebut.
Editor :