Interaksi dan komunikasi antara pemimpin dengan yang dipimpin, sehingga setiap saat dapat melihat permasalahan yang ada untuk cepat diambil keputusan dan tindakan sesuai dengan kapasitasnya.
“Jadi, filosofi yang ingin saya ajak kepada kalian mari kita sama-sama bersatu, sama-sama menguatkan dan sama-sama ikut berempati kalau ada rekan kita yang kurang dalam keadaan yang kurang baik. Selain itu, jangan menjadi penghianat bagi satuan, jangan menjadi penghianat bagi rakyat dan Bangsa dan tentunya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat kita cintai dan kita banggakan. Termasuk juga jangan berkhianat kepada Tentara Nasional Indonesia yang sudah memberikan kita kehormatan sampai detik ini,” katanya.
Pangdam juga menyampaikan pesan moral Jenderal Soedirman yakni
“Janganlah kamu berbuat seperti sapu yang meninggalkan ikatannya, sebatang lidi tidak akan berarti apa-apa, tetapi dalam ikatan sapu akan dapat menyapu segala-galanya”.“Memang satu lidi tidak akan berarti apa-apa tetapi dalam ikatan satu kita akan dapat menyapu segala-galanya, inilah maknanya kita bersatu menyambungkan lidi-lidi yang ada di satuan baik itu di Batalyon 712/Wiratama, Deninteldam XIII/Merdeka, Kikav 10/Manguni Setia Cakti, kemudian satu keluarga besar Kodam XIII/Merdeka, TNI Angkatan Darat,
Editor : Yanto