Perwakilan Aliansi Mahasiswa Pro Rakyat Indragiri (ALMAPRI), Saddam Ikhsan Firdaus Hasibuan ketika diwawancarai usai aksi damai tersebut mengatakan aksi ini merupakan bentuk keprihatinan dan tanggung jawab sosial kepada masyarakat Indragiri Hulu, terkait adanya tudingan-tudingan yang mengatakan bahwa dwi fungsi ABRI itu telah muncul. Padahal itu telah disuntik mati sejak masa reformasi.
Lantas sekarang ada oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab atau memiliki kepentingan yang menggiring isu atau opini ini ke masyarakat seolah-olah TNI ini menjadi sosok yang menakutkan.
"Secara sederhana, ada oknum tertentu yang ingin memisahkan TNI dengan rakyat," tambahnya.
"Kami berharap Forkopimda lebih mengedukasi dan memberikan pendekatan persuasif kepada masyarakat untuk rancangan undang-undang apapun melalui sosialisasi. Sehingga masyarakat akan lebih dicerdaskan sebagaimana amanat UUD 1945," pungkasnya.Pernyataan sikap aksi ini diterima oleh perwakilan Sekretariat Daerah Inhu dan akan disampaikan kepada Ketua DPRD setelah masa cuti bersama Idul Fitri
Editor : Yanto