Scroll untuk baca artikel

Grup Merdeka (MDKA & MBMA) Siap Menuai Keuntungan dari Eksplorasi Emas dan Nikel

Grup Merdeka (MDKA & MBMA) Siap Menuai Keuntungan dari Eksplorasi Emas dan Nikel
Grup Merdeka (MDKA & MBMA) Siap Menuai Keuntungan dari Eksplorasi Emas dan Nikel

Di samping proyek itu sendiri, Grup Merdeka juga melakukan perluasan di Pabrik AIM (Asam, Besi, Logam). Aktivitas commissioning pun sudah berhasil dicapai, dan pabrik asam ini telah mulai beroperasi sejak bulan April tahun 2024.

Kelompok Merdeka pun bakal mengeksplorasi deposit tembaga yang ada di bawah Lokasi Penambangan Emas Tujuh Bukit di Banyuwangi, Jawa Timur. Menurut Albert, MDKA tetap mengerjakan analisis sementara sedang mendapatkan sejumlah izin yang dibutuhkan.

"Beberapa di antaranya sedang dalam tahap perizinan. Kita pun tetap melanjutkan proses studi kita. Tujuannya adalah untuk memastikan adanya persediaan tambahan serta mengoptimalkanrencana pengembangan tersebut. Oleh karena itu, proyek ini masih berlangsung," jelas Albert.

Dengan adanya beberapa proyek pengembangan ini, terlebih dalam bidang nikel dan emas, Albert percaya bahwa Grup Merdeka akan mampu meraih peningkatan performa. Menurutnya, tahun 2024 adalah masa pembangunan dengan banyak projek yang masih dalam tahap konstruksi. Proses pengerjaan dari sejumlah besar proyek-proyek ini direncakan untuk rampung pada tahun 2025 hingga 2026. Dengan demikian, dampak positif bagi hasil kerjanya baru dapat dirasakan setelah tahun tersebut, yakni antara 2025 sampai 2026 menurut perkiraan Albert.

Pemerintah Menangguhkan Moratorium Pabrik Pengolahan Nikel RKEF, Berikut Imbasnya bagi Sektor Industri

Editor : Pimred Laksamana.id
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Terkini